Jumat, 22 Maret 2013 19:00 WIB

Video Detil Honda Vario ISS

Cameraman : Iman Manoppo | Editor Video : Iman Manoppo | Teks : Popo

Penasaran dengan wujud Vario Techno 125 berfitur Idling Stop System..??? Yuk kita amati wujudnya! Secara desain hampir tidak ada yang berbeda dari versi sebelumnya. Paling hanya pilihan warna dan striping yang sedikit diperbaharui.

PT Astra Honda Motor (AHM) menyegarkan tampilannya dengan memberikan satu pilihan warna baru pada Honda Vario 125 CBS Idling Stop yaitu warna biru. Selebihnya, tidak ada yang berbeda.

Tapi kalau diamati detailnya, ada beberapa stiker bertuliskan "Idling Stop". Posisinya ada setang sebelah kiri dan stiker bodi samping kanan-kiri menunjukan ini adalah varian dengan fitur paling tinggi.

"Dari luar, perbedaan lainnya adalah ada tombol idling stop di panel setang sebelah kanan. Fungsinya untuk mengaktifkan fitur ini," buka Wedijanto Widarso, GM Technical Service Division PT AHM.

"Selain itu, di indikator nya juga ada tambahan lampu kecil. Akan menyala ketika idling stop aktif," sambungnya. Warna tombol ini berwarna hijau dan sangat mencolok penglihatan.

Setelah tombol idling stop diaktifkan dan ditandai dengan lampu indikator menyala hijau, ketika berkendara kemudian berhenti dalam kondisi langsam selama 3 detik maka mesin akan mati secara otomatis.

Tapi mesin bisa menyala kembali ketika selongsong gas diputar. Fitur ini sangat berguna ketika berkendara di kemacetan atau ketika berhenti di lampu merah.

Iya dong, dengan otomatis mesin mati saat langsam berarti tidak akan ada bahan bakar terbuang sia-sia ketika berhenti di lampu merah atau di kemacetan. Emisi gas buangnya pun sama sekali tidak ada ketika mesin mati sejenak.

Honda pun mengklaim dengan fitur ini konsumsi bahan bakarnya bisa lebih hemat hingga 7 persen. Hasil pengetesan internal Honda dengan metode ECE R40, didapat konsumsi bahan bakar hingga 55,8 km/liter.

Lebih hemat dari Vario Techno 125 tanpa ISS yang hanya 52,1 km/liter. Tuh, lumayan penghematannya! (motorplus-online.com)
 
Spesifikasi
Panjang X lebar X tinggi : 1.918 x 689 x 1.103 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.281 mm
Jarak terendah ke tanah : 128 mm
Berat kosong : 112 kg
Tipe rangka : Tulang punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal
Ukuran ban depan : 80/90 - 14 M/C 40P
Ukuran ban belakang : 90/90 - 14 M/C 46P
Rem depan : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal
Rem belakang : Tromol
Kapasitas tangki bahan bakar : 5,5 liter
Tipe mesin : 4 langkah, SOHC
Diameter x langkah : 52,4 x 57,9 mm
Volume langkah : 124,8 cc
Perbandingan Kompresi : 11,0 : 1
Daya Maksimum : 11.3 PS / 8.500 rpm
Torsi Maksimum : 1.1 kgf.m / 5.000 rpm
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 0,8 liter pada penggantian periodik
Kopling Otomatis : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Gigi Transmsi : Otomatis, V-Matic
Starter : Pedal & elektrik
Aki : 12 V - 5 A.h (tipe MF)
Busi : ND U22EPR-9, NGK CPR7EA-9
Sistem Pengapian : Full Transisterize, Baterai


Suggestion

otomotif video
Kamis, 14 Agustus 2014 20:40 WIB
otomotif video
Jumat, 25 Juli 2014 21:25 WIB
otomotif video
Selasa, 24 Juni 2014 19:04 WIB
otomotif video
Minggu, 15 Juni 2014 17:36 WIB

Video Kiriman

Jumat, 18 Januari 2013 01:31 WIB
Jumat, 14 Desember 2012 07:09 WIB

Terpopuler